DAMPAK KERJA SAMA ANTARNEGARA TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

Ini aku bagi-bagi pengetahuan tentang IPS loh. buat yang ada tugas dari guru IPSnya boleh kok lngsung downlod ini

DAMPAK KERJA SAMA ANTARNEGARA TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

  1. Faktor-faktor Kerja Sama AntarNegara/AntarWilayah

Sampai saat ini, masih belum ada satu pun negara di dunia yang mampu menjadi negara autarki, yaitu negara yang mampu memenuhi kebutuhan sendiri tanpa ketergantungan kepada negara lain, baik dalam pemerintah maupun dalam bidang ekonomi. Kerja sama tidak hanya terbatas pada bidang ekonomi, tetapi teah meliputi semua aspek, seperti bidang ilmu dan tekhnologi, sosial-budaya , politik, pertahanan dan keamanan dan sebagainya.

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerja sama internasional dapat disebabkan oleh perbedaan dan persamaan antarnegara.

 

  1. a.   Kerja sama akibat adanya perbedaan

1)    Perbedaan SDA

Contoh ; Negara-negara Arab memiliki SDA berupa minyak bumi yang melimpah, sedangkan negara-negara Eropa, Jepang, dan bberapa negara lainnya miskin akan minyak bumi, padahal kebutuhan mereka akan minyak bumi sangat besar.
Dengn demikian, negara-negara yang miskin minyak bumi akan melakukan kerjasama dengan negara-negara kaya minyak, agar mereka dapat memperoleh minyak sesuai dengan kebutuhan.

2)   Perbedaaan iklim dab kesuburan tanah
Contoh ; Indonesia dan beberapa negara linnya yang beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi serta yang subur, cocok untuk jenis tanaman karet, kelpa, kopi teh dan lainnya.

Negara-negara Eropa yang beriklim sedang, tidak sesuai untuk tanaman tersebut , sehingg mereka harus  mengimportnya dari negara-negara tropis.

3)   Perbedaan ideologi

Contoh ; Negara bekas Uni soviet dan sekutu-sekutunya yang berideologi komunis memerlukan kerjasama dalam bidang politik dengan negara blok barat yang berideologi liberal. Hal ini di lakukan agar masalah yang dapat menimbulkan ketergantungan internasional dapat diseesaikan di meja perundingan

 

4)   Perbedaan ilmu dan teknologi

Negara-negara maju mampu memproduksi berbagai jenis hasil industri yang juga sangat diperlukan oleh negara berkabang. Untuk itu, diadakan kerjasama antar negara maju sebagai produsen dan negara berkambang sebagai konsumen.

 

  1. b.    Kerjasama akibat adanya kesamaan

1)    Kesamaan SDA

Contoh ; beberapa negara pengekspor minyak bumi membentuk suatu kerja sama dalam organisasi OPEC.

2)   Kesamaa ideologi

Negara-negara Barat yang berideologi liberal membentuk suatu kerjasama melalui Pakta Pertahanan Amerika Serikat (NATO) yang di komandoi oleh Amerika Serikat untuk membendung pengaruh ideologi komunis.

3)   Kerjasama keadaan wilayah

Contoh ; Negara yang terletak di Asia Tenggara membentuk suatu kerja sama melalui organisasi ASEAN untuk mengingatkan rasa persatuan dan kesatuan, saling bantu dan bekerja sama dalam bidang ekonomi serta meningkatkan perdamaian dan stabilitas masing-masing negara Asia Tenggara.

 

  1. Bentuk Kerja Sama Internasional dalam Bidang Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Pertahanan.

Kerja sama internasional dalam berbagai bidang telah melahirkan bermacam-macam organisasi atau lembaga internasional, baik yang berada di bawah naungan PBB maupun yang di luar PBB. Organisasi atau lembaga internasional yang terbentuk mengkhususkan diridalm berbagai bidang kegiatan, seperti bidang ekonomi, sosial-budaya, pertahanan dang sebagainya.

 

  1. Dampak Kerja Sama Antarnegara Terhadap Perekonomian Indonesia.

Dampak kerja sama antarnegara terhadap perekonomian Indonesia antara lain :

  1. Terpenuhinya kebutuhan barang dan jasa

Barang dan jasa yang di perlukan suatu negara dapat terpenuhi dengan melakukan import. Sebaliknya, surplus barang dan jasa yang ada di negara itu dapat pula disalurkan kepada negara lain yang membutuhkan melalui kegiatan ekspor.

  1. Majunya perekonomian

Kemajuan perekonomian suatu negara dapat terlihat dari perkembangan nilai ekspor dan import negara tersebut, sedangkan hubungan perekonomian antarnegara akan tergambar dari besarnya voume dan nilai ekspor impor antarnegara itu.

  1. Menyerap tenagakerja Indonesia mengingat aneka ragam kegiatan antar negara, maka dapat menyerap tenaga kerja di Indonesia khususnya tenaga profesionalisme maupun tenaga keterampilan sehingga mengurangi pengangguran.
  2. Banyaknya wisatawan yang datang ke Indonesia akan menambah pemasukan devisa negara.
  3. Negara kita tidak harus membuat sendiri dalam mencukupi semua kebutuahannya, karena barang yang dibuat sendiri justru  lebih mahal maka lebih baik mengimpor dari negara lain.
  4. Barang-barang yang dijual keluar negeri menyebabkan produsen akan memperoleh pasaran yang lebih luas sehingga untungnya lebih besar dan dapat meningkatkan keterampilan, kecerdasan, serta kreativitas tenaga kerja dan pengusaha.
  5. Produksi dapat dibuat secara besar-besaran sehingga dapat menekan harga pokok untuk tiap unit produksi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s